Y., Syaharuddin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dari Pengabdian Menuju Pendataan dan Evaluasi yang Berkelanjutan: Penerapan PAR pada Cakupan UMKM Purwadi, Purwadi; Y., Syaharuddin; Pratiwi, Resi; Sampeliling, Alexander; Darma, Dio Caisar; Nurhikmat, Muhammad; Widaryo, Chandika Mahendra; Purwaningsih, Fita
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026): On Progress
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6870

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini ditujukan untuk mendata karakteristik UMKM dan menjadikannya sebagai evaluasi bagi kebijakan pemerintah. Metode PkM diterapkan dengan PAR dengan mengidentifikasi aspek-aspek yang menentukan keberhasilan kinerja UMKM di lima kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu. Beberapa hasil penting mengacu survei ditemukan. UMKM di Kabupaten Mahakam Ulu memiliki profil demografis yang seimbang, dengan 56% pemilik laki-laki dan 44% pemilik perempuan, mayoritas berusia antara 26–30 dan 36–40 tahun. Sebagian besar usaha diklasifikasikan sebagai mikro (40%) atau kecil (32%) dan beroperasi terutama di bidang agribisnis (48%) dan perdagangan (36%). Pendidikan formal memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM, karena pemilik memiliki pendidikan yang baik, dengan hampir setengah di antaranya pernah mengikuti pelatihan bisnis. Sebanyak 52% UMKM didirikan antara tahun 2019 dan 2023, dengan 36% di antaranya telah beroperasi selama 1–3 tahun. Modal usaha sebagian besar berasal dari dana pribadi (40%) dan pinjaman dari lembaga keuangan (52%). Kebanyakan UMKM mempekerjakan 1–4 orang dan membayar gaji bulanan berkisar antara Rp 3,6 hingga 4,5 juta. Kinerja diukur dengan Net Profit Margin (NPM), dengan sepertiga UMKM mencapai margin antara 5% dan 15%. Mengenai segmen pasar, 44% menargetkan pasar lokal, 32% pasar internasional, dan 24% pasar nasional. Namun, hanya satu UMKM yang memiliki akses ke kredit bank. Adopsi teknologi relatif tinggi (76%), dengan lebih dari setengah UMKM menggunakan sistem pembayaran digital dan media sosial untuk pemasaran, yang meningkatkan kinerja sebesar 30–50%. Terakhir, Focus Group Discussion (FGD) dalam PkM ini diarahkan sebagai pilot project pemberdayaan UMKM yang menitikberatkan pada sinergi multipihak.