Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Pelaku Usaha Penyandang Disabilitas Melalui Merek dan Sertifikasi Halal dalam Mewujudkan Demokrasi Ekonomi Thohari, Ahmad Ahsin; Surahmad, Surahmad; Syahuri, Taufiqurrahman; Wicaksana, Dika Hikmah; Fauzan, Muhammad; Larasati, Giaby Amanda; Lumban Tobing, Vania Athalia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.7127

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan demokrasi ekonomi bagi penyandang disabilitas melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Jakarta melalui pendaftaran merek dagang dan sertifikasi halal. Program ini berangkat dari permasalahan utama yang dihadapi oleh UMKM PPDI, yaitu rendahnya kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya perlindungan hukum atas merek dagang serta kurangnya akses terhadap sertifikasi halal. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan berbasis PDCA (Plan, Do, Check, Act), yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kegiatan utama meliputi pelatihan intensif terkait pendaftaran merek dagang, pendampingan teknis dalam pengajuan sertifikasi halal, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi proses administrasi. Selain itu, program ini juga memanfaatkan sistem Halal Online Single Submission (HOSS) dan platform digital Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) guna mempercepat prosedur legalisasi usaha UMKM PPDI Kota Jakarta. Hasil yang didapatkan dari program ini meliputi pendaftaran merek sebanyak 2 (dua) pelaku usaha, dan pendaftaran sertifikasi halal sebanyak 8 (delapan) pelaku usaha yang keseluruhan pelaku usaha juga sudah termasuk NIB dan PT Perorangan. Program ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta poin 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh). Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis kebutuhan mitra, program ini diharapkan mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan dalam pemberdayaan ekonomi komunitas penyandang disabilitas.