Jaluwardhana, Rivan Satria
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Edible Cup Cookies Berbasis Tepung Kulit Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Sebagai Alternatif Cangkir Plastik Pangan Kendra, Audrey; Djali, Mohamad; Hanidah, In In; Lembong, Elazmanawati; Jaluwardhana, Rivan Satria
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 1 (2026): TEKNOTAN, April 2026
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n1.16

Abstract

Pemanfaatan Kulit Biji Kakao (KBK), yang merupakan produk samping dari industri pengolahan cokelat, masih sangat terbatas dan umumnya hanya digunakan sebagai pakan ternak dengan nilai ekonomi yang rendah, faktanya bahan ini tinggi akan protein, serat, serta senyawa bioaktif. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan formulasi ideal substitusi tepung KBK pada komposisi produk agar menghasilkan edible cup cookies dengan karakteristik fisikokimia serta organoleptik terbaik dan diterima oleh konsumen sebagai alternatif cangkir plastik pangan komersial. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu A (100% tepung terigu), B (90% tepung terigu dan 10% tepung KBK), C (80% tepung terigu dan 20% tepung KBK), D (70% tepung terigu dan 30% tepung KBK), dan E (60% tepung terigu dan 40% tepung KBK), masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diuji meliputi kadar air, protein, kekerasan, daya patah, uji organoleptik hedonik serta dilakukan uji aktivitas antioksidan dan serat pangan sebagai konfirmasi lanjutan terhadap 2 sampel perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan substitusi KBK menurunkan kadar air (2,70-3,22%) tetapi meningkatkan protein (7,31-9,16%). Nilai kekerasan meningkat (1.419,45–2.415,18 g/force) serta nilai daya patah berkisar (11,49-15,68 mm). Uji organoleptik menunjukkan perlakuan D (70% tepung terigu dan 30% KBK) paling disukai panelis, sedangkan perlakuan E (60% tepung terigu dan 40% KBK) unggul secara fungsional tetapi kurang diterima sensoris. Hasil uji kadar serat pangan (15,86 dan 22,01%) meningkat berbanding lurus dengan penambahan tepung KBK dan aktivitas antioksidan (12.878,40 dan 21.841,51 ppm) mengindikasikan bahwa sampel edible cup cookies dengan KBK rentan terdegradasi bahkan inaktif kemampuan antioksidannya akibat pengolahan.
Advances in Red Palm Oil as Functional Food Ingredient: Composition, Stability, and Applications in Food Systems Jaluwardhana, Rivan Satria; Cahyana, Yana; Mulyono, Asep; Arifin, Heni Radiani; Marta, Herlina; Nurjayati, Ratih; Melanie, Hakiki; Khayrani, Apriliana Cahya
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 20, No 2 (2026): TEKNOTAN, Agustus 2026 (In Progress)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol20n2.4

Abstract

Indonesia, as one of the world’s leading producers of palm oil, plays a strategic role and has significant potential to develop palm oil–derived products, such as red palm oil (RPO), as future functional food ingredients. The growing demand for nutritious and sustainable foods has spurred exploration of natural resources with enhanced functional and technological value. This comprehensive review summarizes recent advances in the utilization of red palm oil (RPO) as a functional food ingredient, with particular emphasis on its composition, bioactive compounds, physicochemical stability, and processing versatility The literature search was conducted using a Narrative Literature Review (NLR) approach to identify relevant publications from 2000 to 2024 across major scientific databases. Priority was given to studies published within the last ten years to capture recent developments, while earlier publications were included as foundational and theoretical references that remain relevant to the field. RPO is rich in β-carotene, tocopherols, and tocotrienols, which contribute to its antioxidant activity, distinctive red–orange colour, and oxidative stability. These characteristics support the incorporation of RPO into a wide range of food formulations, including bakery products, spreads, and emulsion-based systems. This review integrates current evidence on the role of RPO in sustainable food diversification, provides insights into its technological applications, and highlights future research opportunities to optimize its utilization in modern food innovation.