Zat besi sangat penting bagi tubuh manusia, terutama untuk mencegah anemia atau defisiansi zat besi. Hal ini dapat dicegah dengan mengonsumsi suplemen zat besi atau produk terfortifikasi zat besi, tetapi zat besi memiliki rasa dan bau menyengat sehingga tidak disukai. Nanoenkapsulasi menawarkan teknik enkapsulasi dimana bahan aktif terperangkap di dalam nanopartikel, diantaranya dalam sistem Solid Lipid Nanoparticle (SLN) berbasis asam stearat dan lemak kaya monolaurin menggunakan metode evaporasi pelarut. Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi lemak kaya monolaurin dan konsentrasi Fe-sulfat yang menghasilkan SLN dengan efisiensi enkapsulasi yang optimal dan sifat fisikokimia yang baik. Lemak kaya monolaurin digunakan pada konsentrasi 20%, 30% dan 40% (b/b lipid), sedangkan Fe-sulfat pada konsentrasi 10%, 20% dan 30% b/b total lipid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi lemak kaya monolaurin dan konsentrasi Fe-sulfat mempengaruhi karakteristik SLN Fe-sulfat. Perlakuan konsentrasi lemak kaya monolaurin 40% dengan konsentrasi Fe-sulfat 2% menghasilkan karakteristik SLN terbaik, yaitu nilai Z-Average sebesar 128,40 nm, polydispersity index (PI) sebesar 0,877, dan efisiensi enkapsulasi 97,38%. SLN Fe-sulfat memiliki morfologi partikel berbentuk bulat dan nilai loading capacity sebesar 0,17% dimana zat besi yang terkandung di dalamnya sebesar 12,97%. Dengan demikian, enkapsulasi Fe-sulfat berbasis asam stearat dan lemak kaya monolaurin dengan metode evaporasi pelarut efektif menghasilkan SLN dengan efisiensi enkapsulasi yang tinggi dan karakteristik fisikokimia yang baik.