Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak penerapan integrated marketing communication (IMC) pada Nongki Cafe di Sabah, Malaysia Daga, Rosnaini; Mujahid; Nur Alim Jalil; Muh Yusuf AR; Nurmadhani Fitri Suyuthi; Natsar Desi; Muhammad Chaerul; Andi Vita Sukmarini; Abdul Samad A; Syamsul Riyadi
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 7 No 1 (2026): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v7i1.2249

Abstract

Perkembangan UMKM kuliner di Sabah semakin pesat, namun masih banyak pelaku usaha yang belum mampu mengelola komunikasi pemasaran secara terpadu sehingga pesan merek tidak konsisten. Nongki Café mengalami permasalahan serupa dalam mengintegrasikan promosi digital dan luring. Oleh karena itu, penerapan Integrated Marketing Communication (IMC) diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran dan daya saing usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalisasi strategi pemasaran pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner, khususnya pada Nongki Cafe yang berlokasi di Sabah, Malaysia. Di tengah ketatnya persaingan industri kafé di wilayah Sabah, banyak pelaku usaha lokal menghadapi tantangan dalam membangun brand awareness dan loyalitas pelanggan yang konsisten. Masalah utama yang diidentifikasi pada mitra adalah kurangnya sinkronisasi antara media promosi digital dan aktivitas pemasaran luring, yang menyebabkan pesan merek menjadi terfragmentasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi tiga tahapan utama: analisis situasi dan audit komunikasi, lokakarya pelatihan Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC), serta implementasi strategi yang terintegrasi. Konsep IMC yang diterapkan mengintegrasikan elemen iklan media sosial, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, dan promosi penjualan ke dalam satu pesan yang koheren. Selama periode pendampingan, dilakukan pembenahan pada aset digital mitra, penyusunan kalender konten yang tematik, serta pelatihan layanan pelanggan yang selaras dengan citra merek. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan dampak positif yang signifikan pada kinerja pemasaran Nongki Cafe. Berdasarkan data evaluasi pasca-implementasi, terjadi peningkatan interaksi di media sosial sebesar 40% dan pertumbuhan kunjungan pelanggan harian rata-rata sebesar 25%. Selain itu, penerapan IMC berhasil menciptakan identitas visual dan pesan merek yang lebih profesional di mata konsumen lokal Sabah