Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Usia dan Lama Kerja dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Batik di Jln. Al-Ghofar,Cigeureng,Kacamatan Indihiang. Elis Amalia Yusramadhani; Tazkia Ananda Fuadiya; Zioly Sampratiwi; Dilla Nurhalizah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7314

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan permasalahan kesehatan kerja yang sering dialami oleh pengrajin batik akibat paparan risiko ergonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia dan lama kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja batik di Jalan Al-Ghofar, Cigeureng, Kota Tasikmalaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Nordic Body Map untuk mengukur tingkat keluhan. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berusia ≥30 tahun (90%) dan memiliki masa kerja ≥5 tahun (57,5%). Tingkat keluhan muskuloskeletal pada pekerja batik didominasi oleh kategori tinggi sebesar 55%, sementara kategori rendah sebesar 45%. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=1,00) maupun lama kerja (p=0,923) dengan keluhan muskuloskeletal. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti postur kerja atau beban kerja mungkin lebih dominan memengaruhi keluhan tersebut. Meskipun tidak ditemukan hubungan signifikan, pekerja disarankan untuk melakukan peregangan otot secara rutin di sela aktivitas kerja guna mengurangi ketegangan otot dan menjaga kesehatan.
Pemanfaatan Media Video dan Poster sebagai Strategi Pemasaran Sosial dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita tentang Imunisasi Campak di Posyandu Mekarsari Kelurahan Sukahurip Kota Tasikmalaya Hafni Rahmiani; Tyara Pratama Yuniar; Tazkia Ananda Fuadiya; Hannanda Binar; Adinda Aulia; Muhammad Wilza Faturahman; Andy Muharry
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7420

Abstract

Campak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, dengan lebih dari 63.000 kasus suspek dan 11.000 kasus terkonfirmasi pada tahun 2025, yang sebagian besar disebabkan oleh rendahnya cakupan imunisasi akibat keterbatasan pengetahuan, persepsi keliru, dan pengaruh informasi yang tidak akurat di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan media video dan poster sebagai strategi pemasaran sosial dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang imunisasi campak di Posyandu Kelurahan Sukahurip, Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan pre-eksperimental melalui desain one group pre-test post-test, melibatkan 38 ibu balita yang dipilih secara purposif berdasarkan kehadiran di posyandu pada 20 April 2026. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan langsung menggunakan media video edukatif dan poster, dilanjutkan dengan penyebaran konten secara daring melalui YouTube dan WhatsApp. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan secara signifikan dari 75,26 menjadi 92,63 (p = 0,000), dengan 20 dari 38 peserta mengalami kenaikan skor individu. Studi kasus ini menunjukkan bahwa kombinasi media audio-visual dan visual dalam pendekatan pemasaran sosial terbukti efektif mengubah pengetahuan dan sikap ibu balita, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program edukasi kesehatan berbasis komunitas yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.