Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media Video dan Poster sebagai Strategi Pemasaran Sosial dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita tentang Imunisasi Campak di Posyandu Mekarsari Kelurahan Sukahurip Kota Tasikmalaya Hafni Rahmiani; Tyara Pratama Yuniar; Tazkia Ananda Fuadiya; Hannanda Binar; Adinda Aulia; Muhammad Wilza Faturahman; Andy Muharry
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7420

Abstract

Campak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, dengan lebih dari 63.000 kasus suspek dan 11.000 kasus terkonfirmasi pada tahun 2025, yang sebagian besar disebabkan oleh rendahnya cakupan imunisasi akibat keterbatasan pengetahuan, persepsi keliru, dan pengaruh informasi yang tidak akurat di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan media video dan poster sebagai strategi pemasaran sosial dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang imunisasi campak di Posyandu Kelurahan Sukahurip, Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan pre-eksperimental melalui desain one group pre-test post-test, melibatkan 38 ibu balita yang dipilih secara purposif berdasarkan kehadiran di posyandu pada 20 April 2026. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan langsung menggunakan media video edukatif dan poster, dilanjutkan dengan penyebaran konten secara daring melalui YouTube dan WhatsApp. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan secara signifikan dari 75,26 menjadi 92,63 (p = 0,000), dengan 20 dari 38 peserta mengalami kenaikan skor individu. Studi kasus ini menunjukkan bahwa kombinasi media audio-visual dan visual dalam pendekatan pemasaran sosial terbukti efektif mengubah pengetahuan dan sikap ibu balita, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program edukasi kesehatan berbasis komunitas yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Hubungan Penggunaan APD dan Lama Kerja dengan Keluhan Pernapasan pada Pekerja Pabrik Hanger di Kersanagara Kota Tasikmalaya Amaliya Nurma Latifah; Najwa Septi Adwitiya; Tyara Pratama Yuniar; Annora Yaspisa Lie; Hasna Haifa Aminudin; Neni
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7447

Abstract

Perkembangan sektor industri meningkatkan risiko gangguan pernapasan pada pekerja akibat paparan debu dan partikel berbahaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara penggunaan alat pelindung diri (APD) dan lama kerja dengan keluhan pernapasan pada pekerja pabrik hanger. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel adalah seluruh pekerja pabrik hanger berjumlah 31 orang menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan Fisher's Exact Test (α = 0,05). Hasil menunjukkan 77,42% pekerja mengalami keluhan pernapasan. Tidak terdapat hubungan bermakna antara masa kerja (p=0,413), jam kerja (p=1,000), penggunaan masker (p=0,187), dan jenis masker (p=0,156) dengan keluhan pernapasan. Keluhan tertinggi ditemukan pada pekerja yang tidak pernah menggunakan masker (100%). Disimpulkan bahwa keluhan pernapasan dipengaruhi tidak hanya oleh penggunaan APD dan lama kerja, tetapi juga oleh faktor lain seperti kondisi ventilasi dan cara pemakaian masker yang tidak tepat. Penguatan program K3 dan edukasi penggunaan APD yang benar sangat direkomendasikan.