Susi Harnisa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Penilaian Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Sejarah Di MAN 1 Kendari Nur Fardila Indomanan; Risky Setiawan; Wa Ima; Susi Harnisa
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i1.2999

Abstract

Abstract Penelitian ini berjudul Model Penilaian Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Sejarah Di MAN 1 Kendari dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Kendari; (2) Nilai-nilai karakter yang diterapkan dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Kendari; (3) Model penilaian pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Kendari. Metode dalam penelitian ini adalah dekstriptif kualitatif. Penelitian dilakukan MAN 1 Kendari. Sumber data diperoleh dari primer dan sekunder. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Hubermen yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Kendari sudah diterapkan sejak lama, mengingat MAN 1 Kendari merupakan sekolah umum berbasis Agama sehingga tidak terlepas dari nilai-nilai karakter. Dalam pengaplikasiannya pendidikan karakter ditanamkan melalui kegiatan Akademik maupn nonakademik baik pembiasaan (pembudayaan), kegiatan ekstrakulikuler maupun proses pembelajaran di kelas. (2) Nilai-nilai karakter yang diterapkan dalam pembelajaran Sejarah di MAN 1 Kendari yakni nilai religius, saling hormat menghormati, sopan santun, disiplin, budaya bangsa dan peduli lingkungan. (3) model penilaian pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah yaitu (a) penilaian observasi individu, penilaian ini dilakukan guru dengan cara mengamati sikap dan prilaku peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. (b) umpan balik dan tanya jawab, penilaian ini dilakukan guru guna mengkonfirmasi sejauh mana pemahaman peserta didik sehingga dapat memastikan apakah peserta didik tersebut paham dan fokus dengan materi yang diberikan. Kata Kunci: model penilaian, karakter, pembelajaran sejarah.
Persepsi Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Sejarah di SMAN Se-Kota Kendari Agustina Heksa; Taat Wulandari; Susi Harnisa
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i1.3013

Abstract

Penelitian ini berjudul Persepsi Peserta Didik Terhadap Mata Pelajaran Sejarah di SMAN Se-Kota Kendari dengan tujuan untuk mengetahui persepsi peserta didik terhadap pembelajaran sejarah di SMAN se-Kota Kendari. Persepsi peserta didik terhadap pembelajaran sejarah dalam hal ini antara  lain mengenai tujuan pembelajaran sejarah, materi pembelajaran sejarah, media dalam proses pembelajaran sejarah, metode pembelajaran sejarah, dan evaluasi dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian desktiptif kuantitatif.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei. Sampel penelitian berjumlah 275 peserta didik SMAN di Kota Kendari. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan kuesioner, teknik analisis data untuk menguji validasi menggunakan rumus Product Moment dan untuk menguji reliabilitas menggunakan rumus Cronbach’s Alpha dengan bantuan program computer yairu SPSS 16.0 for windows dan  menggunakan  teknik  deskriptif  prosentase untuk menetukan presentase. Hasil penelitian ini adalah Persepsi peseta didik terhadap pembelajaran sejarah di SMAN se-Kota Kendari dinyatakan dalam kategori netral dengan presentase 39,6% atau sebanyak 109 peserta didik, hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar peserta didik tidak memiliki persepsi yang sangat positif atau sangat negatif terhadap pembelajaran sejarah di SMAN se-Kota Kendari. Jika dilihat dari indikator persepsi yaitu: 1) Persepsi peserta didik terhadap tujuan pembelajaran sejarah adalah netral dengan presentase 40,7 % atau sebanyak 112 peserta didik, hal ini menunjukan bahwa peserta didik memiliki pandangan yang tidak terlalu positif atau negatif terhadap tujuan pembelajaran sejarah. 2) Persepsi peserta didik terhadap materi pembelajaran sejarah  kategori positif dengan presentase 38,2 % atau sebanyak 105 peserta didik menunjukkan persepsi yang baik terhadap materi yang diajarkan dalam pembelajaran sejarah. 3) Persepsi peserta didik terhadap metode pembelajaran sejarah  kategori netral sebesar 51, 6 % atau sebanyak 142 peserta didik menunjukkan persepsi yang netral terhadap metode pembelajaran yang digunakan oleh pendidik dalam mengajarkan sejarah. 4) Persepsi peserta didik terhadap media pembelajaran sejarah kategori netral dengan presentase 35, 6 % atau sebanyak 98 peserta didik menunjukkan persepsi yang netral terhadap media yang digunakan dalam pembelajaran sejarah. 5) Persepsi peserta didik terhadap evaluasi pembelajaran sejarah kategori netral dengan presentase 49,8% atau sebanyak 137 peserta didik menunjukkan persepsi yang netral atau moderat terhadap evaluasi yang dilakukan dalam pembelajaran sejarah. Persepsi netral ini menandakan bahwa sebagian besar peserta didik tidak memiliki persepsi yang sangat positif atau sangat negatif terhadap evaluasi pembelajaran sejarah.