Anak usia sekolah 5 – 14 tahun merupakan kelompok rentan terhadap masalah gizi yang dapat memengaruhi proses tumbuh kembang, seperti stunting, obesitas, dan anemia. SDN Cireundeu 01 merupakan salah satu sekolah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan ditemukan perbedaan kondisi status gizi siswa berdasarkan hasil observasi awal mulai dari status gizi normal hingga underweight dan overweight. Kegiatan edukasi gizi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai gizi seimbang pada 30 siswa/i SDN Cireundeu 01, Tangerang Selatan. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif dan media permainan edukatif berupa ular tangga dan puzzle. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan proporsi siswa dengan pengetahuan baik dari 6,67% menjadi 13,33% setelah intervensi. Namun, hasil uji statistik paired t-test menunjukkan bahwa peningkatan skor pengetahuan tersebut tidak signifikan secara statistik p = 0,650 (p > 0,05). Beberapa faktor yang diduga memengaruhi hasil ini antara lain durasi edukasi yang terbatas, efektivitas penyampaian materi, dan kondisi lingkungan belajar. Oleh karena itu, diperlukan strategi edukasi yang lebih komprehensif, berkesinambungan, dan partisipatif agar peningkatan pengetahuan gizi seimbang pada anak sekolah dasar dapat dicapai secara optimal.Kata kunci: Anak sekolah dasar, Edukasi gizi, Gizi seimbang, Ular Tangga.