Rahima, Ima
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi moderasi beragama dengan teknologi pembelajaran sebagai strategi guru dalam pembentukan karakter siswa Khotimah , Husnul; Maula, Athiyatul; Rahima, Ima; Aziz, Muhammad Abdul
Journal of Islamic Education and Innovation Vol 6, No.2: July- December 2025 (In Press)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiei.v6i2.14091

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang menyentuh kehidupan siswa dalam kesehariannya menjadi realitas yang memberikan dampak pada perubahan gaya belajar. Namun, fenomena perilaku siswa dalam bermedia sosial menunjukkan kecenderungan penggunaan pada aspek hiburan dominan dibandingkan sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi moderasi beragama dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran sebagai strategi guru dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di sekolan NU Ciledug. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan informasi verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menyisipkan nilai-nilai Islam moderat seperti toleransi, adil, seimbang, dan anti kekerasan dalam materi ajar dan kegiatan pembelajaran yang berbasis digital. Kendala yang dihadapi oleh guru meliputi kurangnya pelatihan teknologi, keterbatasan fasilitas, serta pemahaman moderasi yang belum merata. Meskipun demikian, strategi yang menggabungkan pendekatan kontekstual dan media digital terbukti meningkatkan pemahaman terhadap moderasi beragama serta partisipasi siswa dalam pembelajaran. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama dapat disisipkan pada pembelajaran PAI dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran.  Penguatan kapasitas guru dan kebijakan pendidikan yang mendukung integrasi nilai keagamaan dan teknologi sangat penting untuk membentuk generasi yang religius, toleran, dan melek digital.