Taufikasari, Rohni
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Pemberian Informasi Hak dan Tanggung Jawab Pasien Dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Ratu Zalecha Martapura Azwa, Andin Nur; Taufikasari, Rohni; Azhari, M. Fahrin; Azidin, Yustan
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i5.24930

Abstract

ABSTRACT Patient satisfaction is an important indicator in assessing the quality of hospital services. One factor that is presumed to influence patient satisfaction is the provision of clear information regarding patients’ rights and responsibilities during inpatient care. A lack of patient understanding of this information may lead to discomfort and a decline in perceived service quality. This study aimed to determine the relationship between the provision of information on patients’ rights and responsibilities and patient satisfaction in the inpatient wards of RSUD Ratu Zalecha Martapura. This study employed a quantitative approach with an observational analytic design using a cross-sectional method. The population consisted of adult patients in class 1 and class 2 who had been hospitalized for at least 2×24 hours in five inpatient wards at RSUD Ratu Zalecha Martapura. A total of 76 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Spearman’s rank correlation test. The results showed that the majority of respondents perceived the provision of information on patients’ rights and responsibilities as inadequate (63.2%). Patient satisfaction levels were evenly distributed between the satisfied and moderately satisfied categories, each accounting for 50.0% of respondents. Bivariate analysis revealed a p-value of 0.640 (0.05), indicating that there was no significant relationship between the provision of information on patients’ rights and responsibilities and patient satisfaction. In conclusion, the provision of information regarding patients’ rights and responsibilities was not significantly associated with patient satisfaction in the inpatient wards of RSUD Ratu Zalecha Martapura. Nevertheless, improving the quality and consistency of information delivery remains essential as part of efforts to enhance overall hospital service quality. Keywords: Provision of Information, Patient Rights and Responsibilities, Patient Satisfaction.  ABSTRAK Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit, salah satunya dipengaruhi oleh pemberian informasi yang jelas mengenai hak dan tanggung jawab pasien selama menjalani perawatan rawat inap. Kurangnya pemahaman pasien terhadap informasi tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan menurunkan kualitas pelayanan yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian informasi hak dan tanggung jawab pasien dengan tingkat kepuasan pasien di ruang rawat inap RSUD Ratu Zalecha Martapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui metode cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien dewasa kelas 1 dan kelas 2 yang menjalani rawat inap minimal 2×24 jam di lima ruang rawat inap RSUD Ratu Zalecha Martapura, dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai pemberian informasi hak dan tanggung jawab pasien berada pada kategori kurang (63,2%), sementara tingkat kepuasan pasien terbagi secara merata antara kategori puas dan cukup (masing-masing 50,0%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,640 (0,05), yang menandakan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian informasi hak dan tanggung jawab pasien dengan tingkat kepuasan pasien. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian informasi hak dan tanggung jawab pasien belum berhubungan secara signifikan dengan tingkat kepuasan pasien, meskipun peningkatan kualitas dan konsistensi pemberian informasi tetap diperlukan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Kata Kunci: Pemberian Informasi, Hak dan Tanggung Jawab Pasien, Kepuasan Pasien.
Hubungan Stres Kerja dengan Kinerja Perawat IGD di RSUD Ratu Zalecha Martapura Navia, Vina; Taufikasari, Rohni; Mathuridy, Roly Marwan
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 5 (2026): Volume 8 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i5.25003

Abstract

ABSTRACT Emergency Department (ED) nurses are healthcare professionals who work in conditions characterized by a high level of urgency, heavy workload, and demands for speed and accuracy in decision-making. These conditions have the potential to cause work-related stress which, if not well managed, may affect nurses’ performance and have an impact on service quality and patient safety. Therefore, work stress is an important factor to be examined in relation to the performance of ED nurses. This study aimed to determine the relationship between work stress and the performance of ED nurses at RSUD Ratu Zalecha Martapura. This study employed a quantitative analytic design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 30 ED nurses selected using a total sampling technique. Work stress was measured using the Perceived Stress Scale (PSS-10), while nurse performance was measured using a performance questionnaire based on Campbell’s theory. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analyses with the Pearson correlation test. The results showed that all respondents (100%) were at a moderate level of work stress. Most nurses had good performance (86.7%), while the rest had adequate performance (13.3%). The bivariate analysis showed a p-value of 0.377 (p 0.05) with a correlation coefficient of r = 0.167, indicating that there was no significant relationship between work stress and the performance of ED nurses. These findings indicate that the performance of ED nurses can be maintained despite a moderate level of work stress, which may be influenced by other factors such as work experience and environmental support. Keywords: Work Stress, Nurse Performance, ER, Hospital.  ABSTRAK Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan tenaga kesehatan yang bekerja dalam kondisi dengan tingkat urgensi tinggi, beban kerja berat, serta tuntutan kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan stres kerja yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi kinerja perawat dan berdampak pada kualitas pelayanan serta keselamatan pasien. Oleh karena itu, stres kerja menjadi salah satu faktor yang penting untuk diteliti dalam kaitannya dengan kinerja perawat IGD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres kerja dengan kinerja perawat IGD di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 perawat IGD yang diambil menggunakan teknik total sampling. Stres kerja diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10), sedangkan kinerja perawat diukur menggunakan kuesioner kinerja berdasarkan teori Campbell. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) berada pada tingkat stres kerja sedang. Sebagian besar perawat memiliki kinerja dalam kategori baik (86,7%), sedangkan sisanya berada pada kategori cukup (13,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai p-value sebesar 0,377 (p 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,167, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan kinerja perawat IGD. Hasil ini mengindikasikan bahwa kinerja perawat IGD tetap dapat dipertahankan meskipun berada pada tingkat stres kerja sedang, kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti pengalaman kerja dan dukungan lingkungan kerja. Kata Kunci: Stres Kerja, Kinerja Perawat, IGD, Rumah Sakit.