Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Perangkat Pembelajaran IPAS Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi melalui Model Problem Based Learning di Kelas V MI Tarbiyatus Shibyan Kembiritan Genteng Mustolih, Mustolih; Sholeha, Fina Wildania; Fatmawat, Erma Fatmawat; Mu’alimin, Mu’alimin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4019

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pendekatan adaptif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik, sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar, masih ditemukan praktik pembelajaran yang belum mengakomodasi keberagaman karakteristik siswa, sehingga berdampak pada rendahnya keterlibatan dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan perangkat pembelajaran IPAS berbasis pembelajaran berdiferensiasi melalui model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran siswa kelas V MI Tarbiyatus Shibyan Kembiritan Genteng. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu guru dan siswa kelas V yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui PBL mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna. Diferensiasi terlihat pada aspek konten, proses, dan produk, sementara PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis dan memecahkan masalah melalui konteks nyata. Faktor pendukung meliputi kesiapan guru, kelengkapan perangkat pembelajaran, serta antusiasme siswa, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, variasi kemandirian belajar siswa, dan keterbatasan media. Kendala utama terletak pada pengelolaan kelas yang heterogen dan adaptasi siswa terhadap pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan perangkat pembelajaran IPAS yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik dalam konteks Kurikulum Merdeka.