Munawaroh, Nur ‘Azima
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DIALEKTIKA TAWASSUL DALAM TAFSIR NUSANTARA (TAFSIR AL-AZHAR DAN TAFSIR AL-IBRĪZ) Munawaroh, Nur ‘Azima; Badarussyamsi, Badarussyamsi; Arifullah, Mohd.
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 4 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Juni 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i4.1347

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dialektika penafsiran konsep tawassul dalam Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka dan Tafsir al-Ibrīz karya KH. Bisri Musthofa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, memanfaatkan kedua tafsir sebagai data primer dan literatur pendukung sebagai data sekunder. Populasi penelitian mencakup seluruh penafsiran tawassul, dengan sampel purposif pada ayat-ayat kunci seperti QS. al-Mā’idah [5]: 35 dan QS. al-Zumar [39]: 3. Instrumen penelitian berupa studi literatur, catatan kritis, dan analisis dokumen, dianalisis melalui content analysis interpretatif, komparatif, dan dialektik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hamka menekankan paradigma normatif–purifikatif dengan relasi langsung hamba–Tuhan melalui ketakwaan, amal saleh, dan jihad sosial tanpa mediator personal, sedangkan Bisri Musthofa menempuh paradigma tradisional–praktis yang mengakomodasi praktik tawassul melalui perantaraan spiritual dengan tetap menegaskan prinsip tauhid dan kekuasaan mutlak Allah. Perbedaan ini dipengaruhi oleh latar pendidikan, jaringan intelektual, orientasi gerakan, dan basis sosial audiens. Sintesis dialektis kedua tafsir menegaskan bahwa tawassul merupakan praktik spiritual yang sah sepanjang orientasi hati tetap tertuju kepada Allah, mencerminkan dua wajah Islam Nusantara reformis-modernis dan tradisional-pesantren yang bersatu pada prinsip tauhid dan kemurnian agama.