Abstract This study aims to explain the representation of children in war-theme movies, entitled: "Life is Beautiful" and "The Boy in The Striped of Pajamas". Both of movies have the same story setting, that is when NAZI dominate Europe. The main characters from those movies are children aged 6 and 7 years old. At that age, children are at a pra-operational phase on cognitive development. With qualitative approach and semiotic analysis, this study presents the early childhood’s construction of meaning about the conditions of war. The results of this study show that the children characters in this both film are represented to be the individuals that have the right to get a better life. Keyword: Children, Pra-Operational Phase, Representation, War Film, and Semiotics. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan representasi anak pada film perang. Film yang dianalisis adalah “Life is Beautiful” dan “The Boy in The Striped of Pajamas”. Kedua film tersebut memiliki latar cerita yang sama, yaitu saat NAZI berkuasa di Eropa. Selain itu, kedua film pun memiliki tokoh yang sama, yaitu anak usia dini yang berumur 6 dan 7 tahun. Anak-anak pada usia itu berada pada fase pra-operasional dalam perkembangan kognitif. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis semiotik, penelitian ini dapat menggambarkan secara mendalam konstruksi makna yang dilakukan anak usia dini mengenai kondisi perang. Hasil penelitian ini adalah anak direpresentasikan oleh kedua film sebagai penerima hak untuk kehidupan yang lebih baik dari kondisi perang. Kata Kunci: Anak, Fase Pra-Operasional, Representasi, Film Perang, dan Semiotik
Copyrights © 2017