Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera

ANALISIS GENDER TOKOH UTAMA PEREMPUAN NOVEL CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA

Heny Susanti (Universitas Muhammadiyah Purworejo)
Sukirno Sukirno (Universitas Muhammadiyah Purworejo)
Nurul Setyorini (Universitas Muhammadiyah Purworejo)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2018

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik, (2) bentuk-bentuk ketidakadilan gender tokoh utama perempuan meliputi marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, beban kerja, (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran novel Cinta di Dalam Gelas Karya Andrea Hirata di Kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel CDG Karya Andrea Hirata. Dalam pengumpulan data digunakan teknik studi pustaka, simak, dan catat. Teknik analisis data dengan teknik analisis isi dan dalam penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) unsur intrinsik novel CDG karya Andrea Hirata terdiri dari: a) tema mayor dan tema minor; b) alur menurut urutan peristiwa: tahap penyituasian, pemunculan konflik, peningkatan konflik, klimaks, penyelesaian; c) tokoh: tokoh utama: Maryamah dan Ikal, tokoh tambahan: Selamot, Ania, Detektif M. Nur, Matarom, Giok Nio, Sersan Kepala, Syalimah, Ibu, Syahrifudin (Chip), Grand Master Ninochka Stronovsky; d) latar tempat: Belitong, warung kopi, toko Tanjung Pandan, Finlandia, rumah Maryamah, Bitun, aula gedung, kios ayam Giok Nio, kantor detektif, latar waktu: pagi, siang, sore, dan malam, latar suasana: gembira, sedih, tegang, kasih sayang, keributan; e) sudut pandang:  orang ketiga; (2) bentuk-bentuk ketidakadilan gender pada tokoh utama perempuan novel CDG karya Andrea Hirata meliputi: a) marginalisasi: perempuan yang bekerja sebagai pendulang timah, perempuan tidak pantas bermain catur, perempuan pendulang timah adalah perempuan bodoh, b) subordinasi: lelaki lebih berhak atas perempuan, perempuan bermain catur adalah tanda dunia akan kiamat, catur adalah permainan lelaki, tidak ada perempuan yang melawan laki-laki, c) stereotip: perempuan diharamkan bertanding catur dengan laki-laki, kampung Melayu adalah kampung lelaki, perempuan yang bermain catur akan merontokkan wibawa pertandingan catur, syariat islam menolak perempuan bertanding catur melawan laki-laki, d) kekerasan: fisik: Maryamah sering mendapat perlakuan kasar, Maryamah diburu sejumlah laki-laki untuk diperkosa, non fisik: Maryamah menghadapi banyak cobaan dalam hidupnya, Maryamah trauma dengan papan catur, e) beban kerja: Maryamah menjadi tulang punggung keluarga menggantikan almarhum ayahnya, Maryamah bekerja sebagai pendulang timah, Maryamah selalu mengerjakan semua pekerjaan rumah; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel CDG karya Andrea Hirata di kelas XII SMA terdiri dari: a) guru menyampaikan materi pembelajaran, b) guru meminta siswa membentuk kelompok, c) guru menyuruh siswa menganalisis unsur intrinsik novel, d) siswa mempresentasikan hasil belajarnya, d) guru memberi tugas untuk mencari bentuk-bentuk ketidakadilan gender tokoh utama perempuan novel CDG karya Andrea Hirata, e) guru dan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran, f) guru merefleksi hasil belajar siswa.   Kata kunci: analisis gender, intrinsik, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran  

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

bahtera

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo ...