Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan siswa di SMAN 2 Demak mengalami dampak negatif introvert. 2) Untuk mengatasi dampak negatif introvert dengan layanan konseling pada pendekatan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis pada siswa di SMAN 2 Demak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dirancang dalam bentuk studi kasus. Subjek yang diteliti yaitu YB, DKS, dan SDRU siswa introvert kelas XI SMAN 2 Demak tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: 1) Wawancara, 2) Observasi, 3) Dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah induktif. Adapun cara menganalisis data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis mulai dari proses pengumpulan data, mengklarifikasi, dan mendiskripsikan masing-masing bagian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyebab dampak negatif introvert adalah rasa khawatir yang berlebih, pesimis dan tidak percaya diri, takut berpendapat dan tidak berani tampil di depan umum. Untuk membantu individu dalam mengatasi dampak negatif introvert maka diberikan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis. Dengan menggunakan konseling behavioristik teknik desensitisasi sistematis dapat menghasilkan perubahan tingkah laku pada klien untuk mampu memulai berani berpendapat, lebih percaya diri, optimis dan berani maju di depan umum.
Copyrights © 2019