Perilaku agresif adalah luapan emosi sebagai reaksi kegagalan remaja yang dimanifestasikan dalam kata dan sikap-perilaku. Penelitian ini ingin menguji hubungan antara perlakuan orangtua dan perilaku agresif remaja. Penelitian dilakukan atas siswa SMAN di Malang. Sampel multistage terdiri atas siswa SMA pusat kota dan pinggiran kota. Data dikumpulkan dengan inventori perilaku agresif dan inventori pola sikap orangtua. Analisis dilakukan dengan korelasi momen tangkar dan regresi umum. Ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara pola sikap orangtua dan perilaku agresif anak (remaja). Namun pola sikap demokratis memberi sumbangan yang kecil terhadap pembentukan perilaku agresif.
Copyrights © 1996