Abstrak
Dari sekian persoalan pendidikan nasional di
Indonesia, ada dua hal mendasar yang sangat penting diperhatikan. Pertama,
mengapa anak didik atau bahkan hasil pendidikan (output) di Indonesia
masih banyak yang belum mencerminkan kepribadian manusia Indonesia yang
bermoral (akhlaq al-karimah). Sebagai contohnya, sering terjadi
penyelewengan sosial dan seksual seperti korupsi, penyalagunaan jabatan,
konsumsi narkoba, perselingkuhan, pelecehan seksual, pakaian wanita yang serba
terbuka, pergaulan bebas, dan lain sebagainya yang dilakukan oleh sebagian anak
bangsa, baik pelajar, mahasiswa maupun kalangan dewasa. Kedua, sebagai
bentuk tanggung jawab institusi pendidikan (sekolah, keluarga, dan masyarakat)
atas berbagai persoalan degradasi moral maka bagaimana implementasi model
pendidikan berbasis moral dalam lingkungan tiga institusi pendidikan tersebut.
Tulisan ini akan mencoba memberikan kontribusi pemikiran berkaitan dengan
persoalan yang diketengahkan.
Copyrights © 2007