Kegemukan atau obesitas
mulai menjadi salah satu masalah kesehatan
di seluruh dunia, bahkan WHO menyatakan bahwa obesitas sudah merupakan
suatu epidemi global, sehingga obesitas sudah merupakan suatu problem kesehatan
yang harus segera ditangani (WHO, 2000). Di Indonesia, perubahan gaya
hidup yang menjurus ke westernisasi dan sedentary mengakibatkan perubahan
pola makan masyarakat yang merujuk pada pola makan tinggi kalori, lemak dan
kolesterol, sehingga berdampak meningkatkan risiko obesitas.
Prevalensi obesitas meningkat dari tahun ke tahun, baik
di negara maju maupun negara yang sedang berkembang. Obesitas adalah suatu
penyakit multifaktorial yang diduga bahwa sebagian besar obesitas disebabkan
oleh karena interaksi antara faktor genetik dan faktor lingkungan, antara lain
aktifitas, gaya hidup, sosial ekonomi dan nutrisional. Dampak obesitas akan
berpotensi seseorang menderita penyakit metabolik dan penyakit degeneratif di
kemudian hari.
Obesitas merupakan hasil dari proses yang berjalan
menahun, sehingga penanganannya tidak akan efektif bila hanya dalam waktu
singkat. Secara garis besar penanganan obesitas terdiri dari intervensi diet,
aktivitas fisik, perubahan perilaku, farmakoterapi dan intervensi bedah.
Copyrights © 2008