Ordik
Vol 10, No 2 (2012)

POLA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBERDAYAKAN SEKOLAH DI SD NEGERI 04 BANDUNGHARJO KECAMATAN DONOROJO KABUPATEN JEPARA

Rif&rsquo (iy Qomarrullah, )
Sri Muharyani, (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2012

Abstract

Keberhasilan pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah, tentu tidak lepas dari peran dan tugas kepala sekolah sebagai pemimpin (leader). Dalam praktiknya di lapangan banyak ditemukan kepala sekolah yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pemimpin pendidikan, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: bagaimanakah pola kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri 04 Bandungharjo?, apa saja peranan kepemimpinan kepala sekolah dalam memberdayakan sekolah di SD Negeri 04 Bandungharjo Kecamatan Donorojo Kabupaten Jepara? Kepemimpinan kepala sekolah dalam pemberdayaan sekolah merupakan perpaduan dari istilah pola, kepemimpinan, dan kepala sekolah yang mengandung arti atau cara kepala sekolah dalam mempengaruhi, mendorong, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan guru, staf, orang tua siswa, dan pihak-pihak terkait untuk bekerja sesuai dengan tujuan pendidikan pada masing-masing satuan pendidikan. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research) dengan  menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan studi kepustakaan, metode wawancara, serta pengamatan (observasi). Penulis menggunakan metode deskriptif dalam menganalisa data yang terkumpul. Dari penelitian tentang pola kepemimpinan kepala sekolah dalam memberdayakan sekolah di SD Negeri 04 Bandungharjo Kecamatan Donorojo tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Pola kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri 04 Bandungharjo  termasuk pemimpin demokratis yang mendukung setiap kinerja bawahan, 2) Adapun Pengaruh pola kepemimpinan kepala sekolah dalam memberdayakan sekolah sangat tampak dalam berbagai aspek, 3) Sedangkan Peranan kepala sekolah dalam memberdayakan sekolah di SD Negeri 04 Bandungharjo meliputi: kepala sekolah sebagai pemimpin, manajer, pendidik, motivator, administrator, supervisor, dan inovator. Penulis berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi: komite sekolah, kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua dan masyarakat.

Copyrights © 2012