Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil gula optimal sehingga dapat memproduksi etanol tertinggi melalui hidrolisis asam sulfat. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor perlakuan Asam sulfat (H2SO4) dengan taraf perlakuan yaitu (1%), (1,5%), (2%), (2,5%) dan (3%) diulang sebanyak 5 kali. Variabel pengamatan meliputi total gula, pH sebelum fermentassi, pH setelah fermentasi,dan etanol, jika perlakuan berpengaruh nyata dilanjutkan uji Duncan’s Range Test (DMRT) pada taraf uji 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hidrolisis asam sulfat berpengaruh tidak nyata terhadap total gula, pH setelah fermentasi dan etanol. Perlakuan hidrolisis asam sulfat terhadap ubi kayu terbaik gula pada perlakuan 3% dengan rerata 3,87%, pH setelah fermentasi terbaik 1% dengan rerata 3,66 dan etanol terbaik pada perlakuan 3% dengan rerata 7,40%. Kata kunci: Asam Sulfat, Etanol, Fermentasi, Hidrolisis, Ubi Kayu,
Copyrights © 2018