Implementasi higher order thinking skills (HOTS) dalam pembelajaran sains di SD sangat diperlukan agar siswa mendapat stimulasi untuk berpikir kritis dan kreatif melalui tugas-tugas eksperimen sains. Tugas-tugas kegiatan belajar mengajar perlu diterapkan dalam proses pembelajaran berorientasi HOTS dengan disesuaikan pada karakteristik perkembangan berpikir siswa SD, kurikulum, dan disesuaikan dengan hakikat IPA sebagai produk, proses, dan sikap ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran IPA berkategori HOTS melalui penerapan pelatihan partisipatif, terdiri atas tahapan analisis kebutuhan peserta pelatihan, pengkajian materi, merancang tugas pembelajaran IPA berkategori HOTS secara kolaboratif. Subjek yang dilibatkan sebanyak 14 guru SD di Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Desain penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan merancang pembelajaran sains di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru-guru SD dalam merancang pembelajaran sains berkategori HOTS setelah mengikuti pelatihan memiliki skor lebih tinggi daripada sebelum mengikuti pelatihan partisipatif.
Copyrights © 2020