Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
Vol 18, No 1 (2020)

Pengaruh Parameter Track Quality Indeks (Tqi) Terhadap Perilaku Bantalan Beton

Wawarisa Alnu Fistcar (Department of Civil Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, 60111, Indonesia)
Hera Widyastuti (Department of Civil Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, 60111, Indonesia)
Data Iranata (Department of Civil Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, 60111, Indonesia)
Catur Arif Prastyanto (Department of Civil Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, 60111, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Feb 2020

Abstract

Perhitungan kualitas geometri jalan rel dapat diperoleh dengan menggunakan rumus standar perkeretaapian Indonesia. Hasil perhitungan untuk KA.Galunggung tahun 2018 memperoleh nilai maksimum sebesar 37,44. Sedangkan untuk KA.EM-120 pada tahun 2019 memperoleh nilai maksimum sebesar 40,75. Dari hasil perhitungan kedua kualitas geometri tersebut memiliki perbedaan nilai yang selanjutnya dijadikan tolak ukur untuk pengukuran yang dilakukan secara manual. Nilai geometri aktual selanjutnya di modelkan dengan progam bantu ABAQUS. Dimensi serta propeti material sesuai dengan keadaan yang ada di lokasi penelitian, dimensi bantalan beton tipe N-67 = 2000 x 250 x 215 mm, properti material (Fc’) = 54 Mpa dengan kuat tarik wire prestressed = 1400 Mpa, tipe rel 54 dan material balas yang digunakan sesuai dengan PM.60 tahun 2012. Beban aksial dengan kombinasi  7% Pd, 23% Pd, 40%, serta lateral displacement 0,1 Pd dan 0,2 Pd. Hasil dari analisa adalah tegangan tarik, tegangan tekan serta perpindahan pada struktur atas jalan rel. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh letak geometri jalan rel terhadap perilaku struktural bantalan beton. Hasil korelasi FEA pada kondisi normal dan perhitungan manual mempunyai perbedaan 4,055 % maka korelasi input material sudah baik. Hasil dari variasi letak geometri menunjukan perbedaan perilaku struktural pada bantalan beton, wire prestressed serta Rel. Pada nilai penyimpangan geometri terbesar (TQI > 40). Hasil tegangan tarik beton 2,878 Mpa, tengangan tekan beton 8,192 Mpa serta perpindahan terbesar 0.00124 mm, sedangkan tegangan tarik rel type 54 adalah 366,814 Mpa. Dari hasil tersebut maka sampai batas penyimpangan geometri yang dipakai di Indonesia, struktur atas jalan rel masih dapat menumpu beban yang bekerja secara optimal.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jats

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ...