Bunion atau Hallux Valgus (HV) adalah peradangan sendi kronis yang terjadi saat ibu jari terdorong terus-menerus ke arah jari lainnya. Kelompok paling rentan mengalami bunion adalah kelompok lanjut usia (Lansia). Proses penuaan adalah siklus kehidupan yang ditandai dengan tahapan menurunnya berbagai fungsi organ tubuh, ditandai dengan semakin rentannya tubuh terhadap berbagai serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian misalnya pada sistem kardiovaskuler dan pembuluh darah, pernafasan, endokrin, musculoskeletal dan lain sebagainya. Adanya penurunan berbagai fungsi ini khususnya pada system musculoskeletal dapat mengakibatkan perubahan keseimbangan pada postur tubuh. Resiko yang paling membahayakan akibat hilangnya keseimbangan tubuh pada lansia adalah resiko jatuh. 1 dari 3 lansia berusia lebih dari 65 tahun mengalami jatuh setiap tahunnya dan kejadian jatuh ini disebabkan oleh berbagai hal salah satunya bentuk alas kaki yang digunakan seperti sepatu dengan tumit yang tinggi (high heels), sepatu dengan sol yang licin, serta sepatu dengan ketidakseimbangan antara ketinggian sol tengah dan tumit. Gangguan keseimbangan tubuh menyebabkan lansia memiliki resiko tinggi terhadap terjadinya jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Bunion (Hallux Valgus) dengan keseimbangan tubuh pada wanita pengguna sepatu high heels. Analisis univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan proporsi serta analisis bivariat dengan uji Kendal Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bunion terhadap keseimbangan tubuh lansia (p=0,041) dimana 25% penderita bunion mengalami 85% gangguan keseimbangan tubuh.
Copyrights © 2020