INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA

PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Kiswadi Kiswadi (Unknown)
Widha Sunarno (Unknown)
Soeparmi Soeparmi (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Oct 2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui implementasi pembelajaran fisika berbasis Contextual Teaching and Learning dengan metode eksperimen pada materi magnet dan elektromagnetik di kelas XII TKR.A SMK Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2014/2015.Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dari Kamis 24 September 2014 sampai dengan Kamis 23 Oktober 2014. Subyek penelitian adalah siswa kelas XII TKR.A SMK Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri dari 35 siswa. Data hasil belajar kognitif dan keterampilan berpikir kritis diambil dengan teknik tes sedangkan hasil belajar afektif dan psikomotor diambil dengan teknik observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Kesimpulan penelitian ini adalah 1) meningkatkan kreativitas siswa dengan capaian indikator paling tinggi adalah menentukan variabel sebesar 85,71 dan capaian rata-rata kreativitas mengalami peningkatan dari pra siklus (63,28%), siklus I (71,22%), dan siklus II (83,97%). 2) meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan peningkatan sebagai berikut: a) persentase jumlah siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis tinggi meningkat dari pra siklus (71,42%), siklus I (74,28%), dan siklus II (80%), b) capaian indikator paling tinggi adalah melakukan interpretasi sebesar 69% dan capaian rata-rata keterampilan berpikir kritis meningkat dari pra siklus (60%), siklus I (62,40%) dan siklus II (73,38%). 3) meningkatkan hasil belajar siswa pada materi magnet dan elektromagnetik dengan rincian sebagai berikut: a) terdapat peningkatan persentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar kognitif dari pra siklus (61,42%), siklus I (70,47%), dan siklus II (77,82%) dengan Kriteria Ketuntasan Minimal belajar klasikal yang ditetapkan sebesar 75%, b) terdapat peningkatan capaian rata-rata hasil belajar afektif dari pra siklus (61,42%), siklus I (70,71%), dan siklus II (83,56%), c) terdapat peningkatan capaian rata-rata hasil belajar psikomotor dari pra siklus (63,28%), siklus I (71,22%), dan siklus II (83,97%).

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

inkuiri

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Astronomy Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Decision Sciences, Operations Research & Management Earth & Planetary Sciences Education Energy Environmental Science Materials Science & Nanotechnology Physics Other

Description

INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and ...