Pelatihan role-playing sistem organ pada manusia sebagai alternative dalam menyikapi kesulitan siswa memahami proses fisiologi yang kompleks pada tubuh. Model kegiatan melalui pendampingan dan role-playing bagi 42 siswa SMA Muhammadiyah 3 Palembang selama dua hari. Kegiatan hari pertama meliputi: evaluasi awal, pengenalan dan pendampingan pembuatan naskah role-playing sesuai dengan materi. Hari kedua role-playing I di kelas XI IPA, role-playing II di kelas X, diskusi dan evaluasi akhir. Indikator keberhasilan kegiatan dilihat dari hasil observasi terhadap kreatifitas siswa menghubungkan proses 3M (Merumuskan, Merencanakan, Memproduksi) dalam naskah yang dibuat, serta penguasaan konsep melalui hasil tes. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa siswa kelas XI IPA memiliki kreatifitas yang tinggi dalam membuat naskah role-playing secara berkelompok, selain itu terjadi peningkatan penguasaan konsep sebesar 45% pada siswa kelas XI IPA. Berbeda halnya pada siswa kelas X yang hanya melihat pementasan role-palying mengalami peningkatan sebesar 15 %. Tingginya tingkat partisifatif siswa selama kegiatan menunjukkan hasil positif terhadap kegiatan, sehingga perlatihan serupa dapat diterapkan pada sekolah yang lain
Copyrights © 2021