KINAA: Jurnal
Vol 3 No 1 (2018)

Hidup dan Mati: Studi Eksegetis mengenai Maksud Perkataan Paulus berdasarkan Filipi 1:21 serta Implikasinya bagi Orang Percaya Masa Kini

Kristanto Kristanto (Unknown)
Grace Maya Panggua (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2018

Abstract

Realitas hidup orang percaya masa kini yang hanya hidup untuk mengejar harta kekayaan, kekuasaan, dan hidup untuk menikmati kesenangan duniawi. Pikiran mereka hanya terpaut pada hal-hal duniawi yang membuat mereka bahagia bukan hidup yang diarahkan pada Kristus. Mereka belum memaknai bahwa hidup justru merupakan sebuah kesempatan untuk memuliakan Tuhan. Orang percaya masa kini banyak yang kecewa dan mundur dari iman karena tidak mampu menghadapi penderitaan hidup, terlebih ketika menghadapi kematian. Ada orang percaya masa kini yang memandang kematian sebagai sebuah hal yang sangat menakutkan karena akan memisahkan orang percaya dari orang yang dikasihi, kematian dianggap sebagai akhir dari segala kehidupan yang dapat menyebabkan kesedihan yang berkepanjangan. Berbeda halnya dengan prinsip hidup yang dipegang teguh oleh Rasul Paulus mengenai hidup dan matinya kelak. Untuk itu peneliti tertarik mengkaji maksud perkataan Paulus dalam teks Filipi 1:21 serta implikasinya bagi orang percaya masa kini. Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil analisis yang peneliti dapatkan bahwa maksud perkataan Paulus dalam teks Filipi 1:21 merupakan prinsip hidup Paulus dalam penjara mengenai hidup dan matinya. Bagi Paulus, seluruh keberadaan hidupnya hanya untuk Kristus. Paulus mengaminkan bahwa hidup itu untuk Kristus, mengabdi kepada Kristus, melayani Kristus, dan menjadikan Kristus sebagai satu-satunya tujuan hidup. Penderitaan dan kematian sekalipun tidak akan menghilangkan sukacita Paulus. Paulus tidak menganggap mati sebagai sebuah kerugian besar namun sebagai sebuah keuntungan karena akan bersama-sama dengan Kristus. Orang percaya masa kini perlu meneladani sikap Paulus yang dengan sungguh memegang teguh prinsip hidupnya yakni hidup hanya untuk Kristus dan mati itu keuntungan. Sekalipun dalam perjalanan hidup menghadapi banyak penderitaan, orang percaya hendaknya tetap mempercayakan diri hanya pada Kristus saja sehingga menghadapi kematianpun orang percaya dapat berkata seperti Paulus “Hidup itu Kristus dan mati itu keuntungan”.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

kinaa

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Kinaa is a word in Toraja languages that means full of wisdom. Kinaa is one of the core characters of Toraja culture. This character process is not instant. A person who is followed and emulated is one who has the character of quinine. Another character is manarang which means clever, barani means ...