Journal Peqguruang: Conference Series
Vol 2, No 2 (2020): Peqguruang, Volume 2, No.2, Nopember 2020

ANALISIS KESANTUNAN IMPERATIF PADA TERJEMAHAN AL-QUR’AN SURAH AR-RAHMAN

Rabiyatul Adawiah (Universitas Al Asyariah Mandar)
Fatimah Fatimah (Universitas Al Asyariah Mandar)
Nur Hafsah Yunus (Universitas Al Asyariah Mandar)



Article Info

Publish Date
29 Nov 2020

Abstract

Kesantunan  berbahasa  pada tuturan  imperatif  dan  tuturan  non imperatif  yang sebetulnya terdapat  makna  imperatif.  Tuturan  imperatif  menarik untuk ditelaah karena pada tuturan imperatif, penutur menginginkan adanya tindakan  dari  lawan bicara sehingga  penutur  bisa  dengan  santun  atau tidaknya  pada  memberikan  makna  tuturanya.  Penutur  lamrahnya memerintah,  mengajak,  melarang  maupun  menghimbau  dengan menggunakan  tuturan  yang  menarik  simperatif.  Perintah,  ajakan, larangan  maupun  pemberitahuan  yang  dinyatakan  menggunakan  tuturan imperatif  dikatakan  sopan  apabila  ada tanda-tanda kesantunan  secara kebahasaan.  Tujuan penelitian tersebut ialah untuk menjelaskan wujud kesantunan imperatif pada terjemahan Al-Qur’an surah Ar-Rahman.jenis penelitian ini adalah deskreptif kualitatif. teknik analis data yang digunakan yakni pengumpulan data,pereduksian data,penyajian data dan penyimpullan data.Hasil penelitian ini berdasarkan jenis  kesantunan imperatif diantaranya 6 kesantunan imperatif perintah,31 kesantunan imperatif ajakan. 25 kesantunan imperatif imbauan, 4 kesantunan imperatif larangan, 3 kesantunan imperatif suruhan, kesantunan imperatif mengizinkan 4, kesantunan imperatif izin, 1 kesantunan imperatif permohonan, 1 kesantunan imperatif harapan.

Copyrights © 2020