PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Vol 7, No 3 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)

Dui’menre Sompa Adat Perkawinan Bugis dalam Budaya Siri’ di Kelurahan Kota Karang

Siti Halimah (Unknown)
Risma Margaretha Sinaga (Unknown)
Yustina Sri Ekwandari (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2019

Abstract

This research aims to study Dui’menre sompa in Bugis society at RT V Kota Karang village.  The method used in this research is the heurmenetic method with a qualitative approach, which is supported by data collection techniques of interviewing, observation, documentation and literature. The results showed that there was a change in people's understanding of the meaning of the giving of Dui'menre sompa, the Bugis community in Kota Karang Village considered that giving Dui'menre sompa as something related to prestige in maintaining social status in the implementation of marriage only, and put forward several factors  such as: nobility, economic status, education, work, and physical condition, but actually the gift of Dui'menre sompa has meanings that are directly related to the philosophy of the Bugis people namely Sipakatau, Sipakainge, and Sipakele'bi which is to respect social status  someone.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Dui’menre sompa dalam  masyarakat Bugis di RT V Kelurahan Kota Karang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode heurmenetika dengan pendekatan kualitatif, yang didukung dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan pemahaman masyarakat terhadap pemaknaan pemberian Dui’menre sompa, masyarakat Bugis di Kelurahan Kota Karang menganggap bahwa pemberian Dui’menre sompa sebagai sesuatu hal yang berkaitan dengan gengsi dalam mempertahankan status sosial dalam penyelenggaraan perkawinan saja, dan lebih mengedepankan beberapa faktor seperti : keturunan bangsawan, status ekonomi, pendidikan, pekerjaan, serta kondisi fisik, namun sebenarnya pemberian Dui’menre sompa memiliki makna-makna yang berkaitan langsung dengan falsafah orang bugis yaitu Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakele’bi yang yang mana untuk menghormati status sosial seseorang.Kata kunci: dui’menre sompa, masyarakat bugis, siri, perkawinan

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

PES

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) adalah blind and peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari disiplin ilmu Pendidikan Sejarah. Artikel-artikel yang dipublikasikan di PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) meliputi hasil penelitian. PESAGI ...