Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktifitas antioksidan bunga doyo (Curculigo latifolia Lend.) dari Kota Tenggarong, Indonesia. Bunga doyo segar dikeringkan di bawah naungan selama 2 hari. Bunga kering diekstraksi dengan metanol selama 24 jam dengan metode maserasi. Filtrat dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Senyawa metabolit sekunder dianalisis secara kualitatif dengan metode uji warna. Total senyawa fenolik dan flavonoid diuji menggunakan metode Folin-Ciocalteau dan aluminum klorida. Aktifitas antioksidan ekstrak diuji menggunakan uji penangkapan radikal DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol bunga doyo mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, tannin dan terpenoid. Total senyawa fenolik dan flavonoid adalah 134,06 ± 0,85 mg/g ekstrak dan 39,70 ± 1,41 mg/g ekstrak. Kemampuan penangkapan radikal DPPH ekstrak metanol bunga doyo mencapai 95,08 ± 0,00% pada konsentrasi 30,00 mg/mL. Dapat disimpulkan bahwa bunga doyo dapat dijadikan agen penangkap radikal bebas.
Copyrights © 2021