TA'DIB Jurnal Pemikiran Pendidikan
Vol. 11 No. 2 (2021): September 2021

Peranan Pembelajaran Sejarah dalam Penanaman Nilai Karakter Religius dan Nasionalisme Di MA Negeri 1 Aceh Tengah

Ayudia, Inge (Unknown)
Aulia Haqqi (Unknown)
Munthe, Sediken Tara (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Mar 2022

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan sikap religius dan nasionalisme yang dimunculkan oleh siswa-siswa MA Negeri 1 Aceh Tengah; (2) Mendeskripsikan peranan pembelajaran sejarah dalam penanaman nilai religius dan nasionalisme di MA Negeri 1 Aceh Tengah; (3) Mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam penanaman nilai religius dan nasionalisme. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan strategi studi kasus dan fenomenologi. Lokasi penelitian di MA Negeri 1 Aceh Tengah. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, guru sejarah kelas X dan XI IPS, serta siswa kelas X dan XI semua jurusan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Analisis yang dilakukan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, sikap religius dan nasionalisme siswa MA Negeri 1 Aceh Tengah dapat dikatakan sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari program-program yang diterapkan sekolah yang dijadikan peraturan sekolah, dan semakin lama menjadi kebiasaan siswa untuk melakukannya. Sikap religius dan nasionalisme siswa juga dibentuk oleh pembelajaran sejarah. Dimana guru mengkaitkan materi sejarah tertentu dengan nilai religius dan nasionalisme. Kedua, peranan pembelajaran sejarah dalam penanaman nilai religius dapat dilihat ketika guru menyampaikan materi tentang peradaban Islam di Indonesia. Sedangkan peranan pembelajaran sejarah dalam penanaman nasionalisme dapat dilihat ketika guru menyampaikan materi tentang peristiwa sekitar proklamasi, guru juga menanamkan nilai religius dan nasionalisme pada materi lain yang telah disesuaikan dengan materi tersebut. Ketiga, kendala yang guru hadapi terdapat pada proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kendala pada saat perencanaan seperti kurangnya buku penunjang yang dapat menambah referensi materi sejarah. Kendala dalam pelaksanaan adalah kurangnya waktu dan karakter pribadi siswa yang berbeda-beda. Sedangkan kendala dalam evaluasi adalah guru masih kurang dalam memahami karakter masing-masing siswa. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut mangenai startegi penilaian keberhasilan dalam penanaman nilai religius dan nasionalisme.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

tdb

Publisher

Subject

Religion Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Takdib adalah jurnal ilmiah pendidikan yang diterbitkan oleh LPPM IAIN Takengon dan terbit dua kali dalam satu tahun. Jurnal ini berfokus pada bidang ...