Pembelajaran Pendidikan Agama Islam selama ini dipengaruhi oleh filosofi behavioristik mekanistik sehingga  melahirkan produk yang cenderung intelektualistik-atomistik dan kurang menjiwa. Melalui pendekatan filosofis, diajukan konsep spiritualisasi pendidikan agama Islam. Dengan basis filosofis konstruktivisme humanisme teosentris, pembelajaran ini menggunakan strategi dan metode semisal  Paradigma Pedagogik Reflektif (PPR) âyang  lebih mengutamakan aktivitas siswa untuk menemukan dan memaknai pengalamannya sendiriâ dan  strategi project based learning (PBL), suatu strategi pembelajaran kontekstual yang memberdayakan siswa dengan memberi kesempatan kepadanya untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat di luar sekolah melalui magang kerja sosial.
Copyrights © 2014