Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses berpikir peserta didik kelas XII SMA Advent Maluku dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel dari perspektif gender. Subjek penelitian adalah empat peserta didik, dua laki-laki dan dua perempuan, yang dipilih karena kemampuan mereka dalam menjelaskan hasil pemecahan masalah. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan perbedaan proses berpikir berdasarkan gender. Subjek JT (laki-laki) dan JLK (perempuan) menunjukkan proses berpikir konseptual: mereka memahami masalah dengan teliti, merencanakan penyelesaian, dan cermat dalam mengatasi masalah. Subjek WE (laki-laki) dan GCN (perempuan) menunjukkan proses berpikir semi-konseptual: mereka memahami masalah secara garis besar. Perbedaan utama adalah JT (laki-laki) cepat dan cermat, sedangkan JLK (perempuan) lebih lambat namun teliti. WE (laki-laki) cepat dan cermat, sementara GCN (perempuan) lambat namun tetap teliti.
Copyrights © 2024