Model pengelolaan bank Sampah atau bisa juga dengan konsep tempat pengelolaan sampah / reuce, reduse, recycle (TPS/3R), adalah suatu konsep pengelolaan sampah secara efektif. Sampah dipilah-pilah terlebih dahulu menjadi sampah organik dan anorganik dengan menyediakan kantong plastik sampah tiap Rumah Tangga. Kemudian sampah diangkut dan dikumpulkan oleh petugas Bank Sampah untuk dikelola agar mendapatkan nilai ekonomi tinggi. Namun untuk menyadarkan masyarakat untuk memilah-milah sampah organik dan anorganik membutuhkan waktu yang sangat lama. Sampah jika dikelola memiliki nilai ekonomi tinggi, dengan cara dikumpulkan, ditimbang, dan dipilah untuk kemudian dijual. Hal ini juga harus dilakukan secara terus menerus, selain untuk mengurangi volume sampah, juga dapat menjadi peluang usaha menjanjikan. Kegiatan Bank Sampah telahdimulai pada bulan september samppai oktober 2017. Setelah terjadi musibah banjir tanggal 28 Nopember 2017 peralatan Bank Sampah Berseri banyak yang hanyut terbawa arus banjir. Modal yang dialokasikan di APBDesa Sirnoboyo 9.000.000,- tidak ada artinya sama sekali setelah musibah tersebut. Oleh sebab itu perlu adanya stimulus untuk tahun 2018 agar kegiatan Bank Sampah Berseri bangkit kembali.
Copyrights © 2017