Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengetahuan Ibu terhadap Sagita (Sadar Gizi Balita) dan Hubungannya Dengan Status Gizi Balita Dian Septiana Saputri; Afid Burhanuddin
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 1 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.563 KB)

Abstract

Ibu merupakan sosok wanita yang paling dekat dengan anak sehingga ibu harus mempunyai pengetahuan SAGITA (Sadar Gizi Balita) yaitu asupan gizi yang cukup bagi anak balitanya. Pengetahuan yang harus dipahami ibu yaitu kebutuhan gizi, jadwal serta cara pemberian makan bagi balitanya, dengan demikian pertumbuhan dan perkembangan anak balitanya dapat berjalan secara optimal. Perilaku ibu yang benar dalam memberikan makanan sesuai usia balita akan mempengaruhi tumbuh kembang balita. Dilain pihak pemberian makanan terlalu dini dapat berakibat buruk terhadap pertumbuhan anak, karena adanya peningkatan alergi dan diare, dapat terjadi kelebihan atau kekurangan gizi. Pada penelitian ini diperoleh ibu dengan pengetahuan baik mempunyai balita dengan status gizi baik, namun pada ibu dengan pengetahuan kurang setengahnya juga mempunyai balita dengan status gizi baik. Keadaan ini disebabkan karena pengetahuan merupakan faktor tidak langsung yang mempengaruhi status gizi. Faktor langsung yang mempengaruhi status gizi balita antara lain; pola konsumsi, penyakit infeksi, faktor sosial dan ekonomi.
Bank Sampah (Desa Sirnoboyo) Agoes Hendriyanto; Afid Burhanuddin
Journal of Social Empowerment Vol. 2 No. 2 (2017): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.808 KB)

Abstract

Model pengelolaan bank Sampah atau bisa juga dengan konsep tempat pengelolaan sampah / reuce, reduse, recycle (TPS/3R), adalah suatu konsep pengelolaan sampah secara efektif. Sampah dipilah-pilah terlebih dahulu menjadi sampah organik dan anorganik dengan menyediakan kantong plastik sampah tiap Rumah Tangga. Kemudian sampah diangkut dan dikumpulkan oleh petugas Bank Sampah untuk dikelola agar mendapatkan nilai ekonomi tinggi. Namun untuk menyadarkan masyarakat untuk memilah-milah sampah organik dan anorganik membutuhkan waktu yang sangat lama. Sampah jika dikelola memiliki nilai ekonomi tinggi, dengan cara dikumpulkan, ditimbang, dan dipilah untuk kemudian dijual. Hal ini juga harus dilakukan secara terus menerus, selain untuk mengurangi volume sampah, juga dapat menjadi peluang usaha menjanjikan. Kegiatan Bank Sampah telahdimulai pada bulan september samppai oktober 2017. Setelah terjadi musibah banjir tanggal 28 Nopember 2017 peralatan Bank Sampah Berseri banyak yang hanyut terbawa arus banjir. Modal yang dialokasikan di APBDesa Sirnoboyo 9.000.000,- tidak ada artinya sama sekali setelah musibah tersebut. Oleh sebab itu perlu adanya stimulus untuk tahun 2018 agar kegiatan Bank Sampah Berseri bangkit kembali.
Pola Asuh Orang Tua dan Implikasinya Terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar Yang Berkegiatan di Tpa Alba Heni Fitria; Afid Burhanuddin; Mega Isvandiana Purnamasari
Scholarly Journal of Elementary School Vol 1 No 01 (2021): Scholarly Journal of Elementary School
Publisher : PGSD STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pola asuh orang tua terhadap siswasekolah dasar yang berkegiatan di TPA ALBA, (2) implikasi pola asuh orang tua terhadapprestasi akademik siswa sekolah dasar yang berkegiatan di TPA ALBA. Penelitian inimerupakan penelitian deskriptif kualitataif dengan menggunakan 6 subjek yang dipilih secarapurposive sampling pada siswa yang berkegiatan di TPA ALBA. Objek penelitian ini adalah polaasuh orang tua dan implikasinya terhadap prestasi akademik siswa. Teknik pengumpulandata yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yangdigunakan penelitian ini adalah dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil analisis data memperoleh kesimpulan bahwa: (1) Pola asuh orang tuadengan jenis Authoritative memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak. (2)Pola asuh orang tua dengan jenis authoritative menjadi faktor sebagai peningkatan prestasiakademik siswa.
Pembinaan Sikap Disiplin Santri TPA Alba Sirnoboyo Suryatin Suryatin; Afid Burhanuddin
Journal of Social Empowerment Vol. 8 No. 1 (2023): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jse.2023.8.1.7

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi  agar halaman web menjadi menarik dari segi tampilan, kegiatan pendampingan pengaturan tampilan halaman web, menentukan tata letak dan pengaturan susunan menu, widget yang dibutuhkan dan plugin yang dipasang. Kegiatan abdimas dilakukan di Mushola Albarokah, Dusun Suruhan Desa Sirnoboyo (63518), Kecamatan/Kabupaten Pacitan. Objek kegiatan adalah santri TPA ALBA yang bertugas mengelola tpaalba.com. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada Bulan Juli-Agustus 2023. Pelaksanaan kegiatan meliputi observasi permasalahan mitra, pelaksanaan kegiatan, wawancara, analisis kegiatan dan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan abdimas adalah 82,1 % takmir menyatakan tampilan dan aspek manfaat dari tpaalba.com lebih baik dibandingkan dengan saat awal  pertama diluncurkan.
Dialektika Keilmuan Pondok Tremas dalam Perspektif Gender Mukodi Mukodi; Afid Burhanuddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dialektika keilmuan Pondok PesantrenTremas dalam perspektif gender. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan(field research). Lokasi penelitian adalah Pondok Pesantren Tremas, yang berada diDesa Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Teknik pengambilan subjekpada penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakanmetode observasi, metode wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa dialektika keilmuan Pesantren Tremas dalam perspektif genderterlihat dalam: 1) Proses Ijab Qabul antara kiai dengan wali santri, 2) Sistem Pendidikandan Pengajaran, 3) Kajian dalam kitab-kitab kuning, 4) Wawasan sang kiai atas gender.Keempat aspek ini menunjukkan bahwa dalam pesantren ini terjadi dialektika yang kuat tentang gender. Tidak ada pembedaan dan pelemahan antara di salah satu pihak. Laki-laki tidak diunggulkan di atas perempuan, dan perempuan tidak lebih diistimewakan dari pada laki-laki. Semuanya mendapatkan porsi yang seimbang.
Upaya Guru dalam Menyelesaikan Kesulitan Siswa dalam Materi Penjumlahan Bilangan Pecahan Siswa Kelas IV SDN II Sudimoro Kecamatan Sudimoro Tahun Pelajaran 2019/2020 Niva Argista; Sugiyono Sugiyono; Afid Burhanuddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21137/jpp.2020.12.2.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan yang dialami kelas IV SDN II Sudimoro dalam menyelesaikan soal matematika pada materi penjumlahan bilangan pecahan serta 2) untuk mengetahui upaya guru meminimalisir kesulitan yang dialami siswa kelas IV SDN II Sudimoro dalam menyelesaikan soal matematika materi penjumlahan bilangan pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas IV , guru kelas V dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) jenis- jenis kesulitan yang dialami siswa diantaranya: (a) kelemahan dalam pemahaman bahasa yang kurang, (b) kelemahan dalam mentransfer pengetahuan, dan (c) kelemahan pada saat menghitung. (2) Upaya yang di lakukan Guru dalam meminimalisir kesulitan yang dialami siswa yaitu dengan; (a) Memberi Motivasi Belajar dengan di berikan motivasi, maka siswa akan lebih bersemangat dalam proses pembelajaran, (b) Memberi variasi metode mengajar dengan memberikan variasi mengajar, (c) lebih memahami materi yang telah di sampaikan oleh Guru sebelumnya, (d) mempergunakan alat peraga dengan mempergunakan alat peraga dengan contoh kalau untuk matematika ini menggunakan proyektor dengan kartu pecahan maka siswa akan lebih paham dan mudah dalam penangkapan materi, (e) memberikan program perbaikan atau remedial.