Korupsi merupakan masalah kompleks di Indonesia karena dilakukan oleh semua kalangan. Oleh karena itu Pendidikan sebagai salah satu kunci dalam pembentukan karakter bangsa harus mengambil peran penting dengan memasukkan karakter antikorupsi dalam pembelajaran. Guru sebagai fasilitator dapat mengembangkan bahan ajar yang memuat karakter Antikorupsi. Selain itu, guru dalam pembelajaran dapat membangkitkan kreativitas siswa melalui penerapan model CPS. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas bahan ajar berbasis model CPS terintegrasi karakter antikorupsi. Jenis penelitian ini adalah penelitian research and development bagian dari evaluasi. Hasil penelitian ini berupa bahan ajar yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan mengenalkan karakter korupsi kepada siswa. Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar siswa dari 66.35 (pretest) menjadi 79.23 (posttest).
Copyrights © 2022