PIPER
Vol 18, No 2 (2022): JURNAL PIPER

KONSERVASI HABITAT ROTAN JERNANG EKOSISTEM HUTAN RAWA GAMBUT PADA KAWASAN EKOBUDAYA PENAM SENGKUANG LEBUK

Antonius - (Unknown)
Vincencia Septaviani Issera Sulistya Putri (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2022

Abstract

Rotan penghasil resin/getah jernang merupakan sumber daya hayati yang bernilai ekonomitinggi dan berperan dalam konservasi habitatnya. Keberadaan rotan Jernang penghasil resin semakinlangka seiring dengan semakin pesatnya konversi lahan hutan untuk berbagai aktivitas pembangunan.Beberapa populasi rotan jernang masih ditemukan tumbuh di Desa Empaka Kebiau Raya. Sebelumnyatidak pernah dilakukan penelitian mengenai tindakan konservasi dan habitat rotan Jernang di KabupatenSintang. Penelitian ini bertujuan untuk tindakan konservasi, morfologi, habitat Rotan jernang khas ekosistemhutan rawa gambut. Metode penelitian menggunakan metode survey, untuk pengambilan sampel melaluipengukuran parameter morfologi langsung dilakukan di lapangan. Jenis yang digunakan adalah Rotanjernang (Calamus sp) dan karakteristik lingkungan. Metode purposive random sampling digunakanuntuk pengambilan sampel, dengan tiga petak yang berukuran 50 x 50 m. Berdasarkan hasil penelitianditemukan 22 jenis pohon di sekitar Rotan jernang (Calamus sp), yang didominasi 5 jenis berturutturutdari yang tertinggi adalah Shorea pachyphylla, Copaifera palustris, Swintonia glauca Engl,Dryobalanops rappa Becc, dan Macaranga gigantea.Ciri-ciri Rotan jernang (Calamus sp) berbatangtunggal dan tumbuh di tanah gambut dangkal. Kondisi lingkungan di lokasi tempat tumbuh memilikielevasi 31-33 m.dpl, suhu udara berkisar antara 30 – 310C; intensitas cahaya 193-447 Lux; dankelembaban 68-76,5 %.Tindakan konservasi Rotan jernang (Calamus sp) dilakukan melalui konservasiin-situ.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

piper

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Education Library & Information Science

Description

PIPER merupakan salah satu media/wadah untuk mengembangkan kemampuan ilmiah civitas akademika Fakultas Pertanian, terutama kemampuan berkomunikasi secara tertulis sesuai kaidah-kaidah ilmiah. Sebagai wadah menampung hasil-hasil penelitian ilmiah, PIPER dapat memperkaya khasanah ilmu dan pengetahuan ...