Telah dilakukan kajian ketepatan penggunaan ISDN (isosorbit dinitrat) pada pasien angina pektoris di suatu rumah sakit pemerintah Kota Padang. Evaluasi ketepatan didasarkan kepada kriteria standar yang telah ditetapkan, meliputi; ketepatan indikasi, ketepatan pasien, ketepatan regimen dosis, serta adanya duplikasi terapi dan interaksi obat. Hasil kajian memperlihatkan bahwa telah terjadi ketidaktepatan frekuensi penggunaan dan duplikasi terapi berturut-turut 17.31% dan 5.77%. Sementara interaksi farmakodinamik dan interaksi farmakokinetik terjadi masing-masingnya sebesar 98.07% dan 75.00%. Ketepatan lama terapi sebesar 76.92% dan 23.08% tidak cukup informasi.
Copyrights © 2013