Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang diperoleh dari minyak tumbuh-tumbuhan, lemak binatang, dan minyak bekas melalui proses transesterifikasi dengan alkohol. Ada banyak penelitian tentang pembuatan biodiesel dari bahan nabati, bahan baku yang sering digunakan yaitu CPO (Crude Palm Oil). Pada penelitian ini digunakan minyak mikroalga berjenis Dunaliella Salina sebagai bahan baku utamanya. Mikroalga merupakan salah satu biomassa yang potensial untuk menghasilkan biodiesel mengingat kecepatan tumbuhnya yang relatif cepat, kualitas minyaknya yang tinggi, serta mudah ditemukan di air tawar maupun air asin. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan minyak mikroalga Dunaliella Salina sebagai bahan baku pembuatan biodiesel dengan proses transesterifikasi menggunakan katalis KOH dengan variasi persen katalis yaitu 2%, 4% dan 6% dan variasi rasio mol minyak yaitu 1:5, 1:6 dan 1:7 dengan suhu tetap yaitu 60oC dan waktu 1 jam. Hasil terbaik pada penelitian ini yaitu pada rasio mol 1:7 dan persen katalis 1% yang memperoleh yield 74,36, densitas 0,815 gr/ml, viskositas 2,60 Cst dan kadar air 0,025%. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa minyak dari mikroalga berjenis Dunaliella Salina dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel.
Copyrights © 2022