ABSTRAK Pendahuluan: Enterococcus faecalis merupakan bakteri gram positif pada pencernaan manusia. Adhesi dan biofilm merupakan dua proses penting dalam patofisiologi bakteri, diperankan oleh protein adhesi PrgB dan protein biofilm DisA. Bunga Rosela telah terbukti dapat menghambat biofilm dan anti-adhesi pada bakteri Enterobacteriaceae. Namun untuk efek antiadhesi dan antibiofilm pada Enterococcus faecalis masih belum diketahui.  Metode: Penelitian ini dilakukan secara komputasi menggunakan aplikasi berbasis jaringan “Autodock Vinaâ€. Validasi metode dengan redocking dari natural ligan dan perhitungan RMSD. Metode yang digunakan dikatakan valid jika memiliki nilai RMSD ≤ 2Ã…. 29 senyawa bunga Rosela diambil dari PubChem.  Protein PrgB (kode 6GED) dan protein DisA (kode 4YXM) yang diambil dari Protein Data Bank. Afinitas senyawa aktif bunga rosela terhadap PrgB dan DisA diukur menggunakan nilai energi ikatan bebas dan residu asam amino.Hasil dan Pembahasan: Kontrol pada penelitian ini adalah LTA (lipoteichoic acid) untuk PrgB dan ST056083 untuk DisA. Senyawa aktif pada Rosela yang berpontensi menghambat protein adhesi PrgB adalah Quercetin-3-rutinoside, Kaempferol-3-O-rutinoside ,Tiliroside. Sedangkan senyawa yang berpotensi menghambat DisA adalah Quercetin, Kaempferol-3-O-rutinoside ,Tiliroside.Kesimpulan: Senyawa aktif bunga rosela memiliki nilai afinitas lebih baik dibandingkan kontrol sehingga berpotensi menghambat adhesi dan biofilm pada bakteri Enterococcus faecalis.Kata Kunci : Anti-adhesi; Anti-biofilm; Enterococcus faecalis; Hibiscus sabdariffa; in silico.
Copyrights © 2022