Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya penggunaan bahan ajar dalam proses pembelajaran serta kurangnya perhatian peserta didik terhadap lingkungan dan sesama. Kemampuan peserta didik dalam menghubungkan materi dengan teknologi, lingkungan, dan masyarakat juga menjadi tuntutan dalam pembelajaran kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas, dan respon peserta didik terhadap e-modul pembelajaran yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Labuhan Deli. Populasi dalam penelitian ini adalah guru, peserta didik dan dosen. Sampel dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling sebanyak satu kelas yakni kelas XI MIPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid oleh validator ahli dengan kriteria “Sangat Layak”. Kemudian, berdasarkan hasil pengolahan angket respon siswa, diperoleh bahwa e-modul termasuk kedalam kriteria “Sangat Baik”.
Copyrights © 2022