Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul bioteknologi berbasis potensi lokal sebagai sumber belajar siswa kelas XII di SMAN 13 Luwu Utara. Penelitian ini merupakan Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang mengacu pada model pengembangan desain ADDIE, yang terdiri dari lima tahap, yaitu tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi instrumen, angket respon guru, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA I SMAN 13 Luwu Utara. Hasil analisis data diperoleh rata-rata validitas modul oleh dua ahli validator yaitu 4,5 yang berada pada kategori valid. Kepraktisan modul mendapat tanggapan guru sebesar 93,33% berada pada kategori sangat praktis, dan tanggapan siswa sebesar 73,33% berada pada kategori praktis. Keefektifan modul diperoleh 70% siswa yang tuntas berada pada kategori efektif. Selain itu, diperoleh hasil tabulasi silang antara respon siswa dan hasil belajar dengan Signifikansi Asimptotik adalah 0,004 < 0,05 sehingga kesimpulannya terdapat hubungan yang kuat antara kepraktisan dengan keefektifan modul bioteknologi berbasis potensi lokal.
Copyrights © 2022