Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan strategi DRTA berbasis PCS dan strategi DRTA tanpa berbasis media terhadap motivasi belajar dan keterampilan membaca pemahaman cerita dongeng.Jenis penelitian yaitu Quasi Experimental Design tipe Nonequivalent Control Group. Populasi penelitian ini Gugus II Kec Bontomarannu,Kab GowaSampel penelitian adalah teridiri 30 siswa kelas Eksperimen 1 dan 2. Teknik pengumpulan data menggunakan angket motivasi belajar siswa dan tes untuk kemampuan membaca pemahaman siswa. Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif menujukan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa kelas eksperimen 1 yaitu 86,2 dan kelas eksperimen 2 adalah 79,0. Sedangkan rata-rata keterampilan membaca pemahaman kelas eksperimen 1 yaitu 90,2 dan kelas ekspreimen 2 yaitu 79,3 artinya strategi DRTA berbasis media PCS lebih baik dibandingkan startegi DRTA tanpa berbasis media. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa strategi DRTA berbasis media PCS dengan strategi DRTA tanpa berbasis media memperoleh nilai sig 0.00<0.05. Hasil dari uji Manova . Sehingga H0 ditolak dan Ha diterima.
Copyrights © 2022