MIYAH: Jurnal Studi Islam
Vol. 18 No. 1 (2022): JANUARI

KRITIK ATAS DEKONSTRUKSI TAFSIR MUHAMMAD ‘ABID AL-JABIRI

Ah Haris Fahrudi (Institut Keislaman Abdullah Faqih Manyar Gresik)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2022

Abstract

Abstract: Tulisan ini membahas secara kritis metodologi penafsiran Muhammad ‘Abid al-Jabiri yang ia tuangkan dalam karyanya Madkhal ila al Quran al Karim dan aplikasinya dalam karya tafsirnya Fahm al-Qur’an al-Karim: al-Tafsir al-Wadih Hasb Tartib al-Nuzul. Secara metodologis tafsir Muhammad al-Jabiri berusaha menghadirkan “yang tak dipikirkan” dan “yang tak terpikir” dan menawarkan tekstualitas (écriture), meniadakan pengarang, mengalihkan sejarah dari tradisi ke dalam intertekstualitas, dan “merayakan” (celebrates) pembaca. Meskipun al-Jabiri tidak secara eksplisit mendasarkan pada teori dekonstruksi khas para pemikir Prancis, namun prinsip-prinsip dekonstruksi tampak jelas dalam semangat metodologis yang ia gunakan untuk menjadikan al-Qur’an kontemporer untuk pembacanya saat ini dengan meramu berbagai pendekatan dalam rangka fasl al-qari’ ‘an al-maqru’ dan wasl al-qari’ ‘ila al-maqru’. Tawaran metodologi baru al-Jabiri bagaimanapun merupakan upaya kreatif untuk mendiloggkan al-Qur’an dengan modernitas. Namun tawaran metodologi tafsir ini menyisakan sejumlah persoalan baik dari segi ontologi, epistemologi maupun aksiologi tafsir al-Qur’an.Keyword: al-Jabiri, dekonstruksi tafsir, tafsir nuzuli

Copyrights © 2022