Berdasarkan letak geografis, Indonesia memiliki banyka sungai sehingga memiliki potensi untuk mengembangkan energi listrik dengan memanfaatkan aliran air atau lebih sering disebut pembangkit listrik tenaga air, dan untuk merealisasikannya dapat menggunakan jenis turbin crossflow, jenis tersebut mempunyai kecepatan rendah dan sangat cocok untuk lokasi dengan head rendah tetapi memiliki aliran besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari bukaan guidevane dengan masing-masing variasi bukaan sudut terhadap kecepatan air, putaran runner, torsi, dan efisiensi dari turbin crossflow. Penelitian ini menggunakan metode Computational Fluids Dynamics (CFD) dibantu dengan perangkat lunak solidwork. Metode CFD merupakan metode yang mempelajari dinamika fluida. Dari hasil penelitian diperlihatkan bantuk aliran dan kecepatan dari setiap bukaan guidevane, dimana hasil dari setiap variasi bukaan guidevane memiliki hasil yang sedikit berbeda pada bentuk aliran dan kecepatan aliran, sedangkan nilai tertinggi dari torsi didapatkan pada bukaan guidevane 100% sebesar 19.50 Nm, dan untuk nilai efisiensi tertinggi berada pada bukaan guidevane 100% dengan nilai efisiensi yang dihasilkan sebesar 12% dengan kondisi tanpa beban. Bisa ditarik kesimpulan bahwa semakin besar bukaan guidevane pada turbin crossflow maka hasil dari torsi runner dan efisiensi turbin yang dihasilkan akan semakin besar.
Copyrights © 2023