Dengan adanya arus globalisasi yang sekarang ini sedang terjadi dapat membawa dampak yang bisaberakibat pada lemahnya karakter dari berbagai jenjang salah satunya yaitu terhadap anak usia dini. Makadari itu perlu untuk dikritisi bahwa pada dasarnya pembentukan harus dimulai dari akar pondasinyasehingga dapat terbentuk karakter sejak dini. Penanaman nilai karakter sudah dilakukan sejak zamandahulu terbukti dengan banyaknya pandangan-pandangan beberapa tokoh yang mencetuskan perihaltersebut, salah satunya yaitu Thomas Lickona dan Ki Hadjar Dewantara. Penelitian ini bertujuan untukmengkaji sejumlah karya keduanya baik pemikiran dari tokoh Thomas Lickona maupun Ki HadjarDewantara. Metode yang digunakan yaitu studi kepustakaan. Hasilnya yaitu pandangan Thomas Lichonatentang nilai karakter yang diawali dengan knowing, filling dan action hal ini akan mengajarkan padapendewasaan dan memanusiakan individu. sedangkan pandangan dari Ki Hadjar Dewantara yaitu denganperbuatan budi pekerti yang diwujudkan dalam tindakan maupun perilaku. Penanaman nilai karakteryang dapat ditanamkan yaitu sudut pandang pendidikan harus humanis (tanpa paksaan dan perintah),dari sudut pandang orientasi pendidikan (pikiran, karakter, dan jasmani) dan dari sudut pandangpengembangan atau sistem among.
Copyrights © 2020