SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 7, No 2 (2023): June

PENDAMPINGAN KOLABORASI GURU DAN ORANGTUA BERBASIS EXPRIENTIAL LEARNING MENGATASI PERMASALAHAN SISWA SDN 22 MATARAM

Darmiany Darmiany (Universitas Mataram)
I Nyoman Karma (Universitas Mataram)
Husniati Husniati (Universitas Mataram)
Iva Nurmawanti (Universitas Mataram)



Article Info

Publish Date
17 Jun 2023

Abstract

ABSTRAKPesatnya informasi dari ilmu pengetahuan dan teknologi sangat menguntungkan bagi manusia dalam menjalankan kehidupannya. Namun disisi lain juga menimbulkan permasalahan khususnya di dunia pendidikan. Permasalah tersebut juga terjadi di tingkat Sekolah Dasar. Permasalahan tersebut meliputi permasalahan akademis dan non akademis. Permasalahan non akademis tersebut terjadi di SDN 22 Mataram yaitu siswa yang malas ke sekolah, kenakalan siswa, siswa malas belajar, dll. Oleh sebab itu maka perlu adanya pengabdian kepada masyarakat yang untuk menanggulangi hal tersebut. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan yaitu dengan bentuk kolaborasi antara guru dan orang tua berbasis experiential learning. Oleh sebab itu perlu adanya pendampingan di SDN 22 Mataram dalam melakukan kolaborasi antara guru dan orang tua berbasis experiential learning. Pengabdian ini menggunakan metode pendampingan dengan diskusi kolaborasi yang berlangsung selama tiga tahap yaitu tahap pertama penyampaian materi tentang pentingnya kolaborasi berbasis experiential learning dalam menyelesaikan permasalahan baik akademis maupun non akademis siswa. Tahap kedua yaitu diskusi terkait permasalahan akademis maupun non akademis di SDN 22 Mataram. Adapun tahap ketiga yaitu pendampingan bentuk kolaborasi antara guru dan orang dalam menyelesaikan permasalahan di SDN 22 Mataram. Kata kunci: experiential learning; kolaborasi; masalah akademik, masalah non akademik. ABSTRACTThe rapid information from science and technology is very beneficial for humans in carrying out their lives. But on the other hand it also raises problems, especially in the world of education. This problem also occurs at the elementary school level. These problems include academic and non-academic problems. These non-academic problems occur at SDN 22 Mataram, namely students who are lazy to go to school, student delinquency, students who are lazy to study, etc. Therefore, it is necessary to have community service to overcome this. One alternative that can be done is with a form of collaboration between teachers and parents based on experiential learning. Therefore there is a need for assistance at SDN 22 Mataram in conducting collaboration between teachers and parents based on experiential learning. This service uses the mentoring method with collaborative discussions that take place over three stages, namely the first stage conveys material about the importance of experiential learning-based collaboration in solving both academic and non-academic problems for students. The second stage was a discussion related to academic and non-academic issues at SDN 22 Mataram. The third stage is assistance in the form of collaboration between teachers and people in solving problems at SDN 22 Mataram. Keywords: experiential learning; collaboration; academic problems; non-academic problems.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...