Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hasil supervisi guru, kemudian menganalisis hasil kegiatan supervisi pada tahap perencanaan dan pelaksanaan secara kuantitatif dan kualitatif. Sedangkan manfaat sebagai rekomendasi bagi Supervisor untuk perbaikan pada tahap persiapan dan pelaksanaan supervisi, kemudian sebagai guru yang disupervisi pada tahap perencanaan dan pelaksanaan sebagai masukan untuk perbaikan ke depan. Subyek penelitian adalah tiga orang guru di salah satu SMK. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, studi dokumen RPP dan observasi pelaksanaan pembelajaran di kelas. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Penilaian hasil supervisi dihitung dengan menggunakan rumus skala Likert. Hasil supervisi guru dapat disimpulkan bahwa guru 1 memperoleh skor hasil supervisi 68, kemudian guru 1 memperoleh nilai C dengan kategori Cukup. Sedangkan guru 2 memperoleh skor supervisi 83, kemudian guru 2 memperoleh nilai B dengan kategori Baik, sedangkan guru 3 memperoleh skor supervisi 67, kemudian guru 3 memperoleh nilai C dengan kategori Cukup. Berdasarkan Temuan dalam hasil supervisi dapat disimpulkan bahwa dalam perencanaan guru belum lengkap dalam menyediakan perangkat pembelajaran, kemudian Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru cenderung metode Discovery Learning dalam mengajar dari pada menggunakan metode Project Based Lerning, padahal di SMK guru dituntut mampu mengantarkan siswa siap pakai dan terjun didunia industri nantinya. Sehingga hasil supervisi yang dilakukan pada 3 orang guru masih memperoleh nilai cukup. Maka perlu peningkatan dimasa yang akan datang.
Copyrights © 2023