Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit autoimun dengan peradangan kronis pada sendi yang menyebabkan kerusakan sendi dan deformitas. Pengobatan RA melibatkan penggunaan obat-obatan seperti metotreksat (MTX), yang memiliki efek anti-inflamasi dan anti-proliferatif. Namun, penggunaan MTX dapat menyebabkan toksisitas dan efek samping yang dapat mempengaruhi keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan literatur tentang toksisitas MTX sebagai pengobatan RA. Pencarian studi literatur dilakukan menggunakan Google Scholar melalui software Publish or Perish versi 8 dengan kata kunci "toksisitas metotreksat," "rheumatoid arthritis," dan "antirheumatoid arthritis." Studi literatur yang relevan dipilih berdasarkan judul dan metode yang digunakan dengan kriteria inklusi dan eksklusi pada jenis studi literatur, tahun terbit dan bidangnya. Studi literatur menunjukkan bahwa penggunaan MTX dalam pengobatan RA dapat menghasilkan efek terapeutik yang signifikan, tetapi juga dapat menyebabkan toksisitas. Toksisitas yang dapat terjadi termasuk supresi sumsum tulang, toksisitas paru, toksisitas ginjal, toksisitas hematologis, dan meningkatkan risiko infeksi. Hepatotoksisitas juga merupakan efek samping umum yang terkait dengan penggunaan MTX. Penggunaan MTX sebagai pengobatan RA efektif dalam mengurangi gejala dan mencegah kerusakan sendi. Namun, toksisitas dan efek sampingnya harus dipantau dengan baik. Pengetahuan tentang toksisitas MTX membantu dalam pemantauan dan manajemen yang tepat selama pengobatan RA.
Copyrights © 2023