Kitab kuning adalah warisan Ulama’ atau intelektual muslim yang harus dilestarikan secara aktif melalui praksis pendidikan Islam. Artikel ini mendiskusikan bagaimana model pembelajaran berbasis kitab kuning dan bagaimana kitab kuning dapat diajarkan tidak hanya di pesantren. Dengan pendekatan penelitian kepustaakaan (library research) dan analisis isi (content analisys) dengan mengambil beberapa referensi dari beberapa jurnal ilmiyah. Hasil kajian ini menemukan bahwa Model pembelajaran berbasis kitab kuning sebenarnya dapat dilakukan dengan menjadikan kitab kuning sebagai sumber utama dalam pendidikan tidak hanya di pesantren, namun juga di lembaga pendidikan formal lainnya. Kitab kuning sebagai tradisi ulama terutama ulama’ nusantara yang telah banyak berkontribusi melalui karya kitab kuning sejatinya harus menjadi semangat dan motivasi para generasi berikutnya untuk menghidupkan kitab kuning sebagai sebuah karya yang harus dilestarikan dan dikembangkan. Saat ini kitab kuning sebagai sebuah karya warisan literasi dalam dunia pesantren menurut penulis mengalami krisis baik sebagai sumber belajar maupun sebagai sebuah karya. Model pembelajaran kitab kuning juga dapat dilakukan dengan strategi ekstrakurikuler kitab kuning. Ini adalah upaya merevitalisasi kitab kuning sebagai sebuah pembelajaran di sekolah dengan manajemen ekstrakurikuler,
Copyrights © 2023